Anda di sini
Beranda > Testimoni > Catatan Sikebo.me: Sumba Saya Akan Kembali

Catatan Sikebo.me: Sumba Saya Akan Kembali

Anda menyukai berita ini, silakan beri nilai!

Catatan sikebo.me

Jadi ini adalah tulisan ke 5 tentang Sumba. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Sumba 5 tahun yang lalu, hatiku telah tertambat. Jatuh cinta kepada dingin malamnya, hamparan savananya, kuburan batunya, rumah panggung kayu dan atap ilalangnya, anak-anak kecil yang riang menyapa sambil melambaikan tangannya, dan yang pasti burungnya. Hampir semua bayangan muluk tentang tanah dengan eksotisme biodiversitas dan kehidupan etnik kumpul jadi satu di pulau itu. Sumba adalah satu-satunya pulau yang selalu aku rindukan untuk kembali.

Menjadi salah satu juri kompetisi pengamatan burung yang diadakan Taman Nasional Matalawa -berasal dari penggabungan 2 taman nasional, Manupeu Tanadaru dan Laiwangi Wanggameti- bukan niat utama saya datang ke sana. Tapi berhubungan ada yang mau mbayari ongkos pesawat PP, ya mau apa lagi? Aji-aji mumpung kadang menjadi makruh kalau tidak dimanfaatkan.

Adalah Walik Rawamanu Ptilinopus dohertyi, satu-satunya burung yang menggoda saya harus kembali ke Sumba. Burung dari keluarga columbidae asli berdarah sumba ini yang dari dulu selalu luput dari jepretan kamera. Saya tidak tertarik dengan burung ikonik Julang Sumba, atau Kakatua Jambul-kuning. Saya hanya ingin walik rawamanu, dan genaplah lingkaran cinta saya dengan Sumba.

Sumber: https://sikebo.me/2017/08/28/sumba-part-v-demi-tuhan-saya-akan-kembali/

Tinggalkan Balasan

Top
WhatsApp chat