Anda di sini
Beranda > Berita > Efektifitas Pengelolaan Kawasan TN MaTaLaWa Hingga Tahun 2018 Terus Mengalami Peningkatan

Efektifitas Pengelolaan Kawasan TN MaTaLaWa Hingga Tahun 2018 Terus Mengalami Peningkatan

Anda menyukai berita ini, silakan beri nilai!
efektifitas
© Disediakan oleh Taman Nasional MaTaLaWa

Fasilitator memaparkan hasil penilaian efektifitas pengelolaan kawasan Laiwangi Wanggameti kepada 20 orang peserta di Aula Kantor Balai Taman Nasional MaTaLaWa, Selasa (26/06/2018). FOTO/LUTFI R. YUSUF

Waingapu, 26 Juni 2018. Penilaian kawasan konservasi yang didasarkan pada Peraturan Direktur Jenderal KSDAE Nomor: P.15/KSDAE-SET/2015 tentang Pedoman Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Indonesia atau biasa disebut dengan Management Effectiveness Tracking Tools (METT) telah sepenuhnya dilaksanakan Balai Taman Nasional MaTaLaWa (Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti). Setelah tahun lalu menilai kawasan Manupeu Tanah Daru, penilaian kawasan Laiwangi Wanggameti telah terlaksana pada hari Selasa, 26 Juni 2018 di Aula Kantor Balai Taman Nasional MaTaLaWa.

Proses penilaian dipandu oleh fasilitator internal serta dihadiri oleh 20 orang yang terdiri dari pegawai Taman Nasional MaTaLaWa dan perwakilan tokoh masyarakat. Penilaian dilakukan secara objektif serta menghasilkan nilai efektifitas pengelolaan kawasan Laiwangi Wanggameti sebesar 70%. Hasil tersebut menunjukan adanya perbaikan dan peningkatan kualitas sistem pengelolaan kawasan Laiwangi Wanggameti yang sebelumnya hanya 63%.

Baca : METT Untuk Penilaian Keberhasilan Pengelolaan Matalawa

Kepala Balai Taman Nasional MaTaLaWa menyampaikan bahwa METT merupakan nilai raport suatu kawasan, dari nilai pada masing bagian itulah kita bisa melihat faktor apa yg harus ditingkatkan atau kekurangan apa yang harus diperbaiki/dipenuhi dalam rangka efektifitas kelola kawasan. Walaupun nilai pada kedua kawasan yaitu Manupeu Tanah Daru dan kawasan Laiwangi Wanggameti sudah mencapai diatas 70% tidak berarti pengelolaan kawasan tersebut sudah baik. Dinamisasi proses ekologis dialam dan tekanan masyarakat setiap saat mengancam terhadap kondisi ekosistem, sehingga efektifitas kelola kawasan harus terus ditingkatkan. [lry/mtlw]

Sumber: Urusan Informasi dan Promosi Taman Nasional MaTaLaWa
Editor: editor@tnmatalawa.com

Tinggalkan Balasan

Top
WhatsApp chat