Anda di sini
Beranda > Berita > MONITORING SAPU JAGAT DI TN MATALAWA

MONITORING SAPU JAGAT DI TN MATALAWA

Anda menyukai berita ini, silakan beri nilai!

(Waingapu,16/11/2020). Akhir tahun sudah di depan mata dan semua kegiatan yang telah dilaksanakan Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti hampir seluruhnya rampung. Program kerja unggulan tahun 2020 seperti pemberdayaan masyarakat dan pemulihan ekosistem (PE) sudah memasuki tahap akhir. Untuk itu, Kepala Balai TN Matalawa, Ir. Memen Suparman, M.M., melakukan monitoring dan evaluasi ke tingkat tapak dimana program-program tersebut berlangsung.

Tidak mengenal hari libur, kepala balai bersama rombongan memulai perjalanan sejak jumat 13 November hingga minggu 15 November 2020. Tim melakukan monitoring program pemberdayaan masyarakat di Desa Nangga dan kegiatan PE di Blok Hutan Tandula Jangga yang ada di kawasan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Matawai Lapau. Masyarakat Desa Nangga telah diberikan bantuan usaha pengolahan keripik dan saat ini produksi serta penjualannya cukup lancar. Pada saat melakukan peninjauan lokasi PE, kepala balai mengingatkan kepada petugas untuk tetap bersiaga menjaga tanaman di persemaian sehingga nanti pada saat penanaman tiba di bulan Desember, bibit yang akan ditanam memiliki kualitas baik.

Tim kemudian melanjutkan perjalanan menuju Resort Wudipandak yang berada di kawasan SPTN Wilayah II Lewa. Dalam perjalanan tersebut, tim juga melakukan monitoring rencana pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan jalan yang melintasi 3 blok hutan yakni Blok Hutan Praimadita, Wahang, dan Praingkareha. Setelah itu, tim melakukan monitoring program pemberdayaan masyarakat di Desa Laputi. Bantuan dari program yang diberikan pada desa ini adalah bantuan pemeliharaan hewan ternak kambing. Kepala Balai memberikan apresiasi kepada kelompok kerja yang telah menampakkan hasil dari bantuan program ini. Kambing-kambing yang dipelihara sekarang sudah tumbuh besar dan menjadi potensi penambahan ekonomi bagi masyarakat. Kepala Balai juga menyampaikan kepada para anggota kelompok untuk tidak sungkan meminta bantuan para pendamping dari Taman Nasional selama melakukan pemeliharaan hewan ternak ini.

Selain melakukan peninjauan program pemberdayaan di Desa Laputi, Kepala Balai bersama tim juga melakukan pengamatan lokasi wisata birdwatching di Blok Hutan Billa. Tim melakukan pemantauan lokasi sarang burung endemik Sumba serta melakukan monitoring populasi burung yang ada di blok hutan tersebut. Kegiatan ini juga merupakan persiapan reaktivasi kawasan wisata di kawasan Laiwangi Wanggameti karena hingga saat ini, lokasi birdwatching belum mendapatkan arahan dari Bupati Sumba Timur untuk dilakukan reaktivasi. Kegiatan pamungkas dilakukan di Resort Wudipandak dengan mengumpulkan semua pegawai dan memberikan pembinaan di tempat tersebut.

Sumber: Balai TN Matalawa.

Tinggalkan Balasan

Top
WhatsApp chat