Anda di sini
Beranda > Berita > Penanaman Mangrove Sebagai Wujud Cinta Tanah Air Saka Wanabakti TN Matalawa

Penanaman Mangrove Sebagai Wujud Cinta Tanah Air Saka Wanabakti TN Matalawa

Anda menyukai berita ini, silakan beri nilai!

Saka Wanabakti tn matalawa

Waingapu, 24 Oktober 2017. Saka (Satuan Karya) Wanabakti Laiwangi Wanggameti Taman Nasional MaTaLaWa (Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti) melaksanakan Kerja Bakti Pembersihan Pantai dan Penanaman Bakau. Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Walakiri, Sumba Timur pada hari Minggu, tanggal 22 Oktober 2017.

Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan dalam rangka menumbuh kembangkan semangat cinta alam kepada putra putri yang tergabung dalam Saka Wanabakti Laiwangi Wanggameti sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka yang kedua yaitu Cinta Alam dan Kasih Sayang sesama Manusia. Selain itu kegiatan kerja bakti ini juga bertujuan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2017.

Sebanyak 58 putra putri Saka Wanabakti Laiwangi Wanggameti ikut serta dalam kegiatan Kerja Bakti Pembersihan Pantai dan Penanaman Bakau yang terdiri dari 28 orang Penegak/Anggota dan 25 orang Penggalang/Peminat. Peserta pada kegiatan kerja bakti didampingi Kaka Pamong sebanyak 4 orang.

Rangkaian acara yang telah dilakukan pada kegiatan kerja bakti ini yaitu ibadah bersama, pembersihan bibir pantai Walakiri dari sampah-sampah anorganik, perlombaan memungut sampah dan permainan kekompakan tim. Ibadah bersama dilakukan sebagai pembuka kegiatan yang merupakan perwujudan dari Dasa Dharma Pertama yaitu Takwa Kepada Tuhan yang Maha Esa, dimana setiap derap langkah dan kegiatan Saka Wanabakti tidak pernah luput dari rasa syukur dan takwa kita kepada sang Pencipta.

Agenda terakhir pada kegiatan kerja bakti Saka Wanabakti Laiwangi Wanggameti adalah Penanaman Bakau. Jumlah tanaman bakau yang berhasil ditanam oleh peserta sebanyak 100 anakan. Anakan/bibit bakau ini diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Timur.

Dengan adanya kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat tercipta kader-kader konservasi yang mempunyai semangat tinggi dalam meningkatkan persatuan Indonesia sesuai yang dituangkan dalam Ikrar Sumpah Pemuda, “Bertumpah Darah Satu, Tanah Air Indonesia, Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia, dan Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia”. Berbeda-beda asal suku dan budaya namun tetap SATU dalam menjaga alam beserta ekosistemnya yang merupakan wujud cinta tanah air Indonesia bagi generasi muda.

Penulis: Andi Miftahul Jannah (Calon PEH Pertama Balai Taman Nasional MaTaLaWa)
Editor: editor@tnmatalawa.com

Tinggalkan Balasan

Top
WhatsApp chat