Anda di sini
Beranda > Berita > Penguatan Kelembagaan Kelompok Masyarakat Peduli Hutan Di TN MaTaLaWa

Penguatan Kelembagaan Kelompok Masyarakat Peduli Hutan Di TN MaTaLaWa

Anda menyukai berita ini, silakan beri nilai!

Penguatan Kelembagaan

Waingapu, 27 Februari 2018. Salah satu bentuk nyata Balai Taman Nasional MaTaLaWa (Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti) dalam rangka pengelolaan kawasan yang efektif adalah melakukan upaya pengelolaan kawasan secara kolaboratif. Upaya tersebut melibatkan stakeholder salah satunya Kelompok Masyarakat Pelestari Hutan (KMPH) yang ada di sekitar kawasan.

KMPH dibentuk atas dasar kemauan dan komitmen bersama masyarakat sekitar daerah penyangga untuk menjaga dan melestarikan kawasan taman nasional. Atas dasar komitmen bersama itulah Balai Taman Nasional MaTaLaWa perlu mengajak kembali KMPH-KMPH yang berada di sekitar kawasan taman nasional, untuk membangun kembali kesepahaman dan penyamaan persepsi dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional MaTaLaWa.

Komitmen tersebut dikuatkan dalam bentuk pertemuan yang difasilitasi oleh Balai Taman Nasional MaTaLaWa melalui kegiatan Penguatan Kelembagaan Kelompok KMPH. Pertemuan ini diikuti oleh 20 (dua puluh) orang peserta yang berasal dari desa-desa di sekitar kawasan taman nasional. Peserta yang ikut merupakan perwakilan dari badan pengurus KMPH dan penyuluh kehutanan pada tingkat SPTN dan resort.

Antusiasme para peserta rapat menghangatkan pertemuan kali ini, salah satu masukan yg diutarakan adalah agar dapat menghidupkan kembali kelompok-kelompok KMPH yang ada di sekitar kawasan, melalui penyusunan rencana kerja kelompok yang difasilitasi oleh Balai Taman Nasional MaTaLaWa. Rencana kerja yang akan dilakukan diantaranya adalah kegiatan pengamanan kawasan, penyuluhan dan pemanfaatan potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang ada di dalam kawasan Taman Nasional MaTaLaWa.

Pertemuan ini ditutup oleh Tri Wiyanto, S.Hut selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa hasil dari pertemuan ini menjadi catatan penting untuk diimplementasikan dalam bentuk penyusunan rencana pengelolaan kawasan secara kolaboratif dengan melibatkan kelompok-kelompok di sekitar kawasan Taman Nasional MaTaLaWa. Akhir dari kegiatan ini diwujudkan dengan penandatanganan bersama hasil rumusan pertemuan yang menjadi kesepakatan bersama guna mewujudkan pengelolaan kawasan secara kolaboratif.

Sumber: Urusan Informasi dan Promosi Taman Nasional MaTaLaWa
Editor: editor@tnmatalawa.com

Tinggalkan Balasan

Top
WhatsApp chat