Anda di sini
Beranda > Berita > Renewable Energy Resources Di Dua Desa Penyangga TN MaTaLaWa

Renewable Energy Resources Di Dua Desa Penyangga TN MaTaLaWa

Anda menyukai berita ini, silakan beri nilai!
Renewable Energy Resources
© Disediakan oleh Taman Nasional MaTaLaWa

Tenaga ahli dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Makasar melakukan pengkajian potensi energi terbaharukan di kawasan penyangga Taman Nasional MaTaLaWa, Minggu (22/07/2018). FOTO/LUTFI RY

Waingapu, 23 Juli 2018. Pada tahun ini pihak Balai Taman Nasional MaTaLaWa (Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti) bekerjasama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Makasar membangun infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di dua lokasi. Desa Wanggameti dan Desa Mahaniwa dua lokasi sumber energi terbaharukan.

Energi terbaharukan dihasilkan dengan cara memanfaatkan terjunan aliran sungai. Hasil kajian para tenaga ahli menyebutkan bahwa keberadaan aliran sungai tersebut dapat menghasilkan potensi energi listrik masing-masing lokasi.

Energi listrik yang dihasilkan di Desa Wanggameti sekitar 5000 Watt yang dapat mengaliri ± 30 rumah penduduk. Sedangkan pada Desa Mahaniwa 45.000 watt untuk mengaliri ± 70 rumah penduduk.

Kondisi keterisoliran di kedua Desa menjadi dasar Taman Nasional MaTaLaWa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pedalaman, sebagai kawasan penyangga Taman Nasional MaTaLaWa. Dengan adanya manfaat secara langsung yang dirasakan masyarakat berupa energi listrik yang bersumber dari kelestarian kawasan hutan, maka masyarakat akan bahu-membahu untuk terus menjaga hutan. Sehingga cita-cita bersama akan kesejahteraan masyarakat dan hutan lestari dapat kita capai bersama.

Sebagai informasi, Taman Nasional MaTaLaWa merupakan kawasan penyangga kehidupan masyarakat Pulau Sumba. Keberadaan Taman Nasional MaTaLaWa menjadi sangat vital dalam penyuplai sumber air bagi kehidupan masyarakat di hilir. Tercatat tidak kurang dari 16 Daerah Aliran Sungai (DAS) yang hulunya berada pada kawasan Taman Nasional MaTaLaWa.

Setali dua uang, upaya yang dapat dilakukan Taman Nasional MaTaLaWa salah satunya adalah melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH). Hal tersebut bertujuan agar keberadaan hutan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, baik di Hulu maupun di Hilir. [lry/mtlw]

Sumber: Urusan Informasi dan Promosi Taman Nasional MaTaLaWa
Editor: editor@tnmatalawa.com

Tinggalkan Balasan

Top
WhatsApp chat