Anda di sini
Beranda > Struktur Organisasi

Struktur Organisasi P7

Struktur Organisasi Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN MaTaLaWa) berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.7/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tentang ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS TAMAN NASIONAL adalah sebagai berikut:

Balai Taman Nasional MaTaLaWa
Kedudukan
1. Balai Taman Nasional MaTaLaWa berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.
2. Balai Taman Nasional MaTaLaWa dipimpin oleh Kepala Balai

Tugas dan Fungsi
Taman Nasional MaTaLaWa mempunyai tugas penyelenggaraan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Taman Nasional MaTaLaWa menyelenggarakan fungsi di wilayah kerjanya:

  1. inventarisasi potensi, penataan kawasan dan penyusunan rencana pengelolaan;
  2. perlindungan dan pengamanan kawasan;
  3. pengendalian dampak kerusakan sumber daya alam hayati;
  4. pengendalian kebakaran hutan;
  5. pengembangan dan pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar untuk kepentingan non komersial;
  6. pengawetan jenis tumbuhan dan satwa liar beserta habitatnya serta sumberdaya genetik dan pengetahuan tradisional di dalam kawasan;
  7. pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan;
  8. evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem dan penutupan kawasan;
  9. penyediaan data dan informasi, promosi dan pemasaran konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya;
  10. pengembangan kerjasama dan kemitraan bidang konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya;
  11. pengembangan bina cinta alam serta penyuluhan konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya;
  12. pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan; dan
  13. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga serta kehumasan.

Struktur Organisasi Matalawa

Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti terdiri atas:
Subbagian Tata Usaha
Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana pengelolaan, rencana program dan anggaran, kerjasama serta kemitraan, urusan administrasi tata persuratan, pelayanan perizinan, pelaksanaan pelayanan promosi dan pemasaran, ketatalaksanaan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, kearsipan dan rumah tangga, pengelolaan data, pemantauan, evaluasi, pelaporan serta kehumasan.

Subbagian Tata Usaha dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Subbagian Tata Usaha  wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi di lingkungan satuan organisasi maupun dengan instansi lain di luar instansinya sesuai bidang tugasnya dan wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas bawahannya serta bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahan, memberikan bimbingan dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.

Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Waibakul
Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Waibakul mempunyai tugas melaksanakan kegiatan inventarisasi potensi, penataan kawasan, pengelolaan kawasan, perlindungan dan pengamanan, pengendalian kebakaran hutan, evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem, penutupan kawasan, pengendalian dan pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar untuk kepentingan non komersial, pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan, penyuluhan, bina cinta alam dan pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan Taman Nasional MaTaLaWa pada lingkup wilayah kerjanya.

Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Waibakul dipimpin oleh Kepala Seksi. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Seksi wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi di lingkungan satuan organisasi maupun dengan instansi lain di luar instansinya sesuai bidang tugasnya dan wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas bawahannya serta bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahan, memberikan bimbingan dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.

Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Lewa
Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Lewa mempunyai tugas melaksanakan kegiatan inventarisasi potensi, penataan kawasan, pengelolaan kawasan, perlindungan dan pengamanan, pengendalian kebakaran hutan, evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem, penutupan kawasan, pengendalian dan pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar untuk kepentingan non komersial, pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan, penyuluhan, bina cinta alam dan pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan Taman Nasional MaTaLaWa pada lingkup wilayah kerjanya.

Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Lewa dipimpin oleh Kepala Seksi. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Seksi wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi di lingkungan satuan organisasi maupun dengan instansi lain di luar instansinya sesuai bidang tugasnya dan wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas bawahannya serta bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahan, memberikan bimbingan dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.

Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Matawai Lapau
Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Matawai Lapau mempunyai tugas melaksanakan kegiatan inventarisasi potensi, penataan kawasan, pengelolaan kawasan, perlindungan dan pengamanan, pengendalian kebakaran hutan, evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem, penutupan kawasan, pengendalian dan pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar untuk kepentingan non komersial, pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan, penyuluhan, bina cinta alam dan pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan Taman Nasional MaTaLaWa pada lingkup wilayah kerjanya.

Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Matawai Lapau dipimpin oleh Kepala Seksi. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Seksi wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi di lingkungan satuan organisasi maupun dengan instansi lain di luar instansinya sesuai bidang tugasnya dan wajib melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas bawahannya serta bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahan, memberikan bimbingan dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.

Kelompok Jabatan Fungsional
Penempatan kelompok jabatan fungsional dikoordinasikan oleh seorang Ketua Kelompok dan ditetapkan Kepala Balai. Jumlah jabatan fungsional berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua Kelompok Jabatan Fungsional menyampaikan laporan kepada atasan langsung, selanjutnya Kepala Subbagian Tata Usaha mengkoordinasikan dan menyusun laporan Unit Pelaksana Teknis Taman Nasional. Laporan tersebut disampaikan kepada atasan langsung dengan tembusan kepada satuan organisasi lainnya yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.

 
Top
WhatsApp chat